
Jakarta, The Silent Shore Indonesia
—
Penyedia indeks global S&P Dow Jones Indices mempertahankan status
pasar modal
Indonesia sebagai
Emerging Market
dalam tinjauan klasifikasi negara 2026/2027.
Namun, Indonesia masuk dalam daftar pemantauan (
watchlist
) yang berpotensi mengalami perubahan klasifikasi pada 2027 apabila persoalan transparansi pasar tidak kunjung diperbaiki.
Dalam dokumen S&P Dow Jones Indices Country Classification 2026/2027 Watchlist yang dirilis Rabu (8/7), S&P DJI mencantumkan dua kemungkinan status Indonesia pada evaluasi berikutnya, yakni dikenai
special measures
atau bahkan diturunkan menjadi
Frontier Market
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
S&P DJI menyebut keputusan memasukkan Indonesia ke dalam daftar pemantauan didorong oleh kekhawatiran investor terhadap transparansi kepemilikan saham di pasar modal domestik. Isu tersebut sebelumnya juga menjadi sorotan MSCI dalam evaluasi aksesibilitas pasar Indonesia.
“S&P DJI terus memantau perkembangan terkait transparansi kepemilikan saham di Indonesia dan panduan Bursa Efek Indonesia yang bertujuan untuk mengatasi masalah terkait pengungkapan dan potensi dampak likuiditas,” tulis S&P DJI dalam dokumen tersebut.
S&P DJI menjelaskan, apabila perbaikan yang diharapkan tidak terealisasi, Indonesia dapat lebih dulu dikenai perlakuan khusus (special measures).
[Gambas:Youtube]
Jika persoalan tersebut tetap belum terselesaikan selama satu tahun kalender sejak kebijakan itu diberlakukan, status pasar modal Indonesia akan dievaluasi kembali pada tinjauan tahunan berikutnya.
“Berdasarkan Metodologi Klasifikasi Negara S&P DJI, jika masalah ini tetap tidak terselesaikan satu tahun kalender sejak tanggal diberlakukannya langkah-langkah khusus, klasifikasi pasar Indonesia akan dinilai pada tinjauan tahunan berikutnya,” tulis S&P DJI.
(lau/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: FOTO: The Odyssey Christopher Nolan Perdana Berlabuh di London
Baca lagi: FOTO: Ketika Perempuan Merebut Panggung Wayang Kulit
Baca lagi: Ranking FIFA Perempat Final Piala Dunia 2026: Siapa Tim Paling Buncit?



10 Responses
Artikel ini bertindak sebagai jembatan konseptual yang sangat kokoh dalam memetakan transisi teori menuju realitas empiris https://www.provenexpert.com/en-us/rausey/
Artikel ini mencerminkan dedikasi yang luar biasa terhadap pengayaan khazanah keilmuan pada disiplin yang bersangkutan http://foobar2000.xrea.jp/?General/%E3%83%97%E3%83%AC%E3%82%A4%E3%83%AA%E3%82%B9%E3%83%88%E7%AE%A1%E7%90%86
Sebuah ulasan yang tidak hanya menambah informasi, melainkan melakukan kalibrasi ulang terhadap cara kita memproses sebuah ilmu https://www.sweclockers.com/forum/trad/622498-faq-foobar2000-visa-din-foobar2000-layout
Sebuah eksperimen pemikiran yang dieksekusi dengan standar metodologi penulisan esai ilmiah yang sangat ketat dan disiplin https://www.cccb.ca/media-release/installation-of-archbishop-elect-richard-smith-in-edmonton/
Penulis secara brilian mereduksi ambiguitas konseptual melalui eksposisi data primer yang sangat valid dan akuntabel https://crookedtimber.org/page/762/?p=yguavbka
Informatif parah! Akhirnya paham juga sama materi ini. Sekadar nambahin aja, di https://kldp.org/comment/258503 juga ada ulasan yang gak kalah seru soal isu ini.
Setiap paragrafnya penuh dengan daging (informasi penting). Keren!https://www.coinbase.com/fr/converter/sex/bif
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=302103 juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.
Kontennya tidak hanya menarik tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pembaca. Saya juga mengikuti bacaan lain di https://ngi.eu/news/2021/10/20/ngi-instant-messaging-and-conferencing-with-privacy-in-mind/.
Penulis memiliki kapabilitas retorika yang sangat elegan, mampu menyuarakan gagasan kritis tanpa menanggalkan etika ilmiah. https://crookedtimber.org/page/762/?p=mbswdvps