
Jakarta, The Silent Shore Indonesia
—
Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) resmi memulai rangkaian Bulan Koperasi melalui agenda Kick Off Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema “Koperasi Berdaya Indonesia Berjaya” dengan target memperkuat citra koperasi sebagai penggerak ekonomi modern yang berbasis gotong royong.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan tema tersebut mencerminkan semangat sinergi, kolaborasi, dan solidaritas yang menjadi fondasi gerakan koperasi di Indonesia.
“Tema ini mengandung filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Koperasi tidak bergerak sendirian, melainkan berlandaskan asas kekeluargaan dan gotong-royong. Ikatan yang menyatu menggambarkan kekuatan kolektif gerakan koperasi menjadi pilar ketahanan dan fondasi ekonomi bangsa,” ucap Ferry dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara kick off ini turut dihadiri Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi, jajaran deputi Kemenkop, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdiyanto, Ketua Umum Dekopin Bambang Hariyadi, serta pengurus Dekopin.
Menkop mengungkapkan puncak peringatan Harkopnas ke-79 akan digelar pada 12 Juli 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta. Presiden Republik Indonesia dijadwalkan hadir dalam acara tersebut.
“Peringatan Harkopnas tahun ini akan lebih masif dibanding tahun-tahun sebelumnya,” katanya.
Menkop juga menegaskan penyelenggaraan Harkopnas kali ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menguatkan kembali posisi koperasi lembaga ekonomi masyarakat yang menjadi bagian dari amanat konstitusi di mana koperasi menjadi gerakan utama untuk mendorong pertumbuhan perekonomian bangsa.
Melalui kerja sama dengan Dekopin, Menkop optimis bahwa gaung citra positif dari koperasi akan mampu menyentuh masyarakat hingga level desa.Ia juga menyinggung pentingnya kepercayaan masyarakat terhadap koperasi sebagai modal utama membangun citra positif tersebut.
“Kita ingin mengingatkan kembali masyarakat, terutama generasi muda, bahwa koperasi adalah garda terdepan dalam menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945. Koperasi bukan sistem kuno, melainkan instrumen keadilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern,” katanya.
Dalam rangkaian Bulan Koperasi, Kemenkop bersama Dekopin menyiapkan sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari peluncuran logo Harkopnas ke-79, pameran koperasi, Car Free Day (CFD) Koperasi di Jalan HR Rasuna Said pada 19 Juli 2026, hingga festival rakyat.
“Selain itu, kami juga akan meresmikan renovasi gedung bersejarah di Tasikmalaya yaitu gedung yang digunakan sebagai tempat kongres koperasi pertama,” jelas Menkop Ferry.
Kemudian untuk kegiatan yang berfokus pada keterlibatan anak muda atau Gen Z, Kemenkop dan Dekopin juga menggelar berbagai acara interaktif sepertiGen Z Cooperative Zone dan Creative Expo.
Melalui berbagai kegiatan ini Kemenkop dan Dekopin inginmemperkuat identitas gerakan koperasi terutama dengan melibatkan generasi muda, serta masyarakat pada umumnya bahwa koperasi merupakan pilar utama ekonomi rakyat.
“Kami ingin mengkampanyekan ideologi bahwa koperasi sekarang bisa menjadibadan usaha yang modern dan profesional serta bisa menjadi instrumen keadilan yang dibutuhkan dari masyarakat,” katanya.
Sementara itu Ketua Umum Dekopin Bambang Hariyadi menambahkan,pihaknya siap menjadi pelaksana utama peringatan Harkopnas.
Ia menilai gerakan koperasi sempat diabaikan selama tiga dekade, namun saat ini di era Presiden Prabowo Subianto citra dan gerakan koperasi kembali menjadi prioritas utama bahkan menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
“Peringatan Harkopnas ke-79 menjadi titik awal dari semua pemangku kepentingan baik pemerintah, gerakan koperasi dan masyarakat untuk mendukung pengembangan koperasi nasional,” ucapnya.
(ory/ory)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video The Silent Shore]
Baca lagi: Pertemuan Ruben Onsu dan Sarwendah pada 11 Juli Batal
Baca lagi: Hari Pertama Jakarta X Beauty 2026 Padat Pengunjung, Antrean Mengular
Baca lagi: KLH soal Kualitas Udara TPA Jatiwaringin: Sangat Tidak Sehat




11 Responses
Saya mengapresiasi usaha penulis dalam menyusun artikel ini. Ada juga referensi menarik di https://supplyautonomy.com/king88comguru.vn/fr.
Sebuah tulisan yang sukses memicu rasa ingin tahu yang lebih dalam sekaligus memuaskannya seketika http://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/activities/page/14/ berkat kedua link ini
Luar biasa puas! Ekspektasi saya yang sudah tinggi ternyata masih dilampaui oleh artikel ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9231-2/
Ini adalah bentuk tertinggi dari sebuah konten edukasi yang menghargai kecerdasan pembacanya , saya dapati nya dari artikel ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/thailandfinationwide17-18102020/
Gaya analisisnya sangat runut, membuat pembaca tidak kehilangan arah dari awal sampai akhir http://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/78/ terimakasih
Menemukan artikel ini adalah keberuntungan. Ilmunya melimpah dan sangat mencerahkan. Terima kasih banyak https://magic.ly/dsy2788/Memahami-Dunia-Trading-Forex-di-Era-Digital-Modern
Bintang 5 buat artikel yang super kreatif dan padat ilmu ini. Makasih banyak ya atas pencerahannya
Sangat berwawasan! Setiap argumen yang ditulis punya dasar yang kuat dan mencerahkan pikiran https://www.kufirst.center.ku.ac.th/6531-2/ saya akan membaca nya kembali
Artikel ini memberikan value yang luar biasa. Sangat membantu saya dalam mengambil keputusan https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9937-2/
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke http://e-vote.pepper.jp/business/485.html deh, lengkap parah!
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://www.smashwords.com/profile/view/luken2724 bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.