
Jakarta, The Silent Shore Indonesia
—
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau
KAI
menyampaikan sempat ada gangguan perjalanan
LRT Jabodebek
yang terjadi pada salah satu sarana pada Rabu (22/7) pukul 07.43 WIB.
Menurut Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika, saat ini petugas tengah melakukan pengecekan sarana tersebut di Stasiun Cawang.
Dengan alasan keselamatan, petugas mengarahkan pengguna untuk turun di Stasiun Cawang dan melanjutkan perjalanan menggunakan rangkaian berikutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Demi menjaga keselamatan perjalanan, petugas mengarahkan pengguna untuk berpindah ke rangkaian berikutnya di Stasiun Cawang,” kata Radhitya dalam keterangan tertulis.
Radhitya menyampaikan keselamatan dan keamanan pengguna merupakan prioritas utama dalam setiap kondisi operasional.
“Seluruh petugas di lapangan juga telah dikerahkan untuk membantu pengguna selama proses perpindahan berlangsung,” ujarnya.
Meski sempat menimbulkan keterlambatan sekitar 10 menit, Radhitya memastikan seluruh perjalanan LRT Jabodebek telah sesuai jadwal.
“KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat gangguan ini. Para pengguna dihimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperoleh informasi terbaru melalui kanal resmi LRT Jabodebek,” ujarnya.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, LRT Jabodebek jurusan Stasiun Jatimulya disebut tiba-tiba mati dan berhenti dekat Stasiun Cawang. Dalam video tersebut, terlihat kepadatan penumpang di peron stasiun.
Situasi padat juga tertangkap foto salah seorang warganet di media sosial X. Unggahan akun @d_aga**** memperlihatkan kepadatan penumpang di peron. Di hadapan penumpang, ada pintu LRT Jabodebek yang terbuka.
“LRT Jatimulya ngadat, loss power. Untung pas transit Cawang. Emang dari kemaren udah kerasa aneh sih jegrek2 bunyinya,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.
[Gambas:Video The Silent Shore]
(dhz/pta)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Kapal Perang Rusia Melepaskan Rentetan Tembakan di Selat Inggris
Baca lagi: Temuan Sementara Labfor soal Pemicu Ledakan Rumah Grand Polonia Medan
Baca lagi: Jelang Puncak Kemarau, Wilayah Ini Tak Dapat Hujan Lebih dari 2 Bulan



