
Jakarta, The Silent Shore Indonesia
—
Indeks Harga
Saham
Gabungan (
IHSG
) diproyeksi menguat pada perdagangan Kamis (16/7).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, meski risiko koreksi jangka pendek tetap perlu diperhatikan.
“Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.137-6.254, sementara area koreksi terdekat berada di kisaran 5.974-6.020,” ujar Herditya dalam riset hariannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.839, 5.607 dan resistance 6.286, 6.599 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBRI, BULL, BUMI, dan TINS.
Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan selama mampu bertahan di atas level 5.974.
“Jika IHSG tetap bergerak di atas 5.974, indeks berpotensi menguji resistance Fibonacci di level 6.264. Namun jika turun di bawah level tersebut, IHSG berisiko menguji support 5.887,” ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.887, 5.739, 5.607, dan 5.472 dan resistance 6.083, 6.256, 6.545, dan 6.835 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AADI, ADMR, ADRO, BMRI, dan KLBF.
IHSG ditutup di level 6.041 pada perdagangan Rabu (15/7) sore. Indeks saham menguat 2,45 poin atau 0,04 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp11,63 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,58 miliar saham. Frekuensi perdagangan sebanyak 2,07 juta kali transaksi.
Pada penutupan kemarin, sebanyak 334 tercatat saham menguat, diikuti 267 saham terkoreksi, dan 195 saham stagnan.
Catatan Redaksi
: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
[Gambas:Video The Silent Shore]
(del/pta)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: BPOM Siap Jadi Simpul Pengawasan Koperasi Desa Merah Putih
Baca lagi: Ungguli AS, China Berhasil Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia
Baca lagi: Mi Instan Dicap Tak Sehat, Kok Tetap Jadi Makanan Favorit Dunia?




2 Responses
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://kldp.org/comment/264989 tadi.
Pembahasan yang sangat relevan sama kondisi sekarang. Kalau mau cari perbandingan artikel, di https://kldp.org/comment/442203 juga ada ulasan yang komprehensif banget.