
Jakarta, The Silent Shore Indonesia
—
Harga
ayam
di level
peternak
anjlok bawah harga pokok produksi (HPP) yang ditetapkan pemerintah.
Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) mengatakan saat ini harga ayam hidup di kandang peternak hanya berada di kisaran Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram (kg).
Sekretaris Jenderal GOPANSugeng Wahyudi menyebut sngka tersebut jauh di bawah harga pokok produksi (HPP) yang mencapai sekitar Rp20 ribu per kg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kemarin harga ayam hidup di kandang peternak di kisaran Rp14.000-Rp15.000 per kg,” kata Sugeng kepada
CNBC Indonesia,
Selasa (30/6).
Akibat kondisi tersebut, peternak rakyat kini harus menanggung kerugian sekitar Rp5.000 per kg ayam yang dijual. Dengan biaya pokok produksi sekitar Rp20 ribu per kg dan harga jual hanya Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kg, usaha peternakan ayam dinilai semakin tertekan.
Menurut Sugeng, harga ayam anjlok bukan disebabkan oleh tata kelola impor bahan baku pakan, tetapi karena pasokan ayam melimpah yang tidak diimbangi peningkatan permintaan.
“Memang hari ini, suplai produksi ayam tidak diimbangi oleh peningkatan demand daging ayam. Yang terjadi kemudian, harga ayam hidup di kandang-kandang peternak tertekan,” ucapnya.
Kondisi anjloknya harga ayam seperti ini bukan pertama kali terjadi. Sugeng mengatakan pola serupa juga sempat terjadi pada periode yang sama tahun lalu ketika harga ayam hidup turun akibat kelebihan pasokan.
“Kejadian ini berulang, dan seperti di tahun 2025, di bulan yang sama waktu itu, harga ayam hidup juga mengalami penurunan,” sebutnya.
Menurutya, salah satu akar persoalan harga ayam anjlok adalah masih dominannya pemasaran ayam hidup oleh pelaku usaha besar ketimbang memasarkan ayam potong.
Sugeng menegaskan pelaku usaha dengan kapasitas produksi lebih dari 50 ribu ekor per minggu seharusnya telah memiliki rumah potong ayam, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2024 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi.
“Sudah seharusnya pelaku-pelaku yang mempunyai kapasitas produksi lebih dari 50 ribu per minggu untuk memasarkan bukan ayam hidup, tetapi harus mempunyai rumah potong ayam. Sesuai dengan Permentan 10/2024,” katanya.
Ia mengatakan saat ini hampir seluruh pelaku industri memiliki usaha budidaya ayam broiler. Sementara itu, pasar yang masih bertumpu pada penjualan ayam hidup membuat tekanan harga di tingkat peternak sulit dihindari.
“Saat ini hampir semua pelaku di industri memiliki budidaya ayam broiler, tanpa terkecuali. Sementara pasar yang diandalkan pasar ayam hidup, yang terjadi kemudian harga rendah di tingkat peternak tak terhindarkan,” jelas dia.
Ia pun mendorong pemerintah segera merealisasikan program hilirisasi yang selama ini dijanjikan. Implementasi hilirisasi dapat dilakukan melalui BUMN pangan Berdikari, agar penyerapan ayam tidak lagi bergantung pada pasar ayam hidup.
“Hilirisasi seperti yang sering pemerintah janjikan, sudah saatnya untuk diimplementasikan, barang tentu melalui BUMN pangan yang dimiliki pemerintah, Berdikari dalam hal ini,” terang dia.
Selain itu, GOPAN juga meminta perluasan usaha budidaya ayam hidup dibatasi, khususnya bagi pelaku usaha besar. Menurut Sugeng, banyak investor baru masuk ke sektor budidaya tanpa memperhitungkan kondisi pasar sehingga memicu kelebihan pasokan.
“Termasuk perluasan usaha di sektor budidaya final stock ayam hidup juga dibatasi, begitu banyak pelaku-pelaku baru investasi tanpa memperhitungkan pasar. Terutama pelaku-pelaku besar yang menguasai pakan dan DOC (Day Old Chick),” ujarnya.
[Gambas:Video The Silent Shore]
(pta)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: IHSG Diramal Lesu Hari Ini, Apa Pemicunya?
Baca lagi: Trailer Love Hypothesis, Awal Mula Pacaran Palsu Olive dan Adam
Baca lagi: Kenali ABCDE, Gejala Awal Kanker Kulit Paling Berbahaya




17 Responses
Nggak pernah kecewa sama kualitas tulisan dari kreator di situs ini. Selalu bintang lima https://www.kufirst.center.ku.ac.th/12aug2567/ terimakasih
Ini bukan sekadar artikel biasa, tapi sebuah karya literasi digital yang luar biasa https://www.kufirst.center.ku.ac.th/hydro_cnx/ rekomendasi banget sih , thankyou
Saya akan kembali lagi untuk membaca artikel-artikel berikutnya. https://www.derechos.org/nizkor/colombia/eng.html
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://www.nsfocus.net/vulndb/14957 yang cukup menarik.
Membaca tulisan ini rasanya seperti melihat teka-teki rumit yang mendadak terjawab semua komponennya https://dtu.ac.in/modules/cesh/ dari kedua artikel ini sama bagus
Artikel ini tidak sekadar menggoreskan kata, tapi benar-benar mengukir pemahaman baru di benak saya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9824/ bagian isi nya pun mudah dipahami
Terima kasih atas artikel yang menarik. Saya juga mengikuti beberapa informasi dari https://www.chordie.com/forum/profile.php?id=2015316.
Sebuah tulisan yang sukses memicu rasa ingin tahu yang lebih dalam sekaligus memuaskannya seketika http://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/activities/page/14/ berkat kedua link ini
Artikel ini membuat saya jatuh cinta kembali pada dunia literasi dan membaca , apalagi dengan makna yang mendalam jadi makin seru http://www.kufirst.center.ku.ac.th/futureagriculturalproduction2/
Gaya analisisnya sangat runut, membuat pembaca tidak kehilangan arah dari awal sampai akhir http://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/78/ terimakasih
Sungguh tulisan yang sangat informatif. Terimakasih, jika ingin cek info lebih detail, cek saja http://www.place123.net/place/public-relations-newsroom-n-a-united-states.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=532 yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Artikel ini ringkas tapi muatan ilmunya padat banget. Pas buat nambah wawasan. Terima kasih banyak atas ulasannya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/food-safety-management-course-2023/
Hormat saya untuk penulis. Artikel ini penuh ilmu yang sangat berharga. Terima kasih banyak atas pencerahannya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/ku-first-webinar-1-food-safety-series-7/
Bintang 5 buat artikel yang super kreatif dan padat ilmu ini. Makasih banyak ya atas pencerahannya
Sangat berwawasan! Setiap argumen yang ditulis punya dasar yang kuat dan mencerahkan pikiran https://www.kufirst.center.ku.ac.th/6531-2/ saya akan membaca nya kembali
Artikel ini punya utility nilai yang sangat tinggi bagi kehidupan sehari-hari saya. Terima kasih http://www.kufirst.center.ku.ac.th/microbiology-talent-award-2023-2/ good